Fenny Membuat Bra Demi Payudara Sehat dan Indah

  • publikasi-viva

VIVAlife – Dipakai di dalam, tak lantas membuat pakaian dalam bisa disepelekan. Kenyamanan dan kesehatan jadi pertimbangan mendasar, terutama jika kita berbicara bra yang berfungsi menyangga payudara.

Banyak masalah yang dihadapi wanita seputar bra. Mulai dari ukuran yang tidak pas, bahan bra yang menyebabkan iritasi hingga tak mengerti bagaimana memilih bra sesuai kebutuhan.

Hal ini dulu juga dihadapi Fenny, pendiri Elling Bra. Untuk menjawab masalah itu, ia mencari tahu penyebabnya dan lalu membuat bra sendiri. Tentu saja ia memakai bra buatannya, yang juga ditawarkan kepada saudara dan teman-temannya.

Banyak orang menyukai bra buatannya yang memang berbeda dengan bra yang beredar di pasaran. Mulai tahun 2000 ia pun mengembangkan lini pakaian dalam yang dinamainya Elling Bra, yang merupakan custom made bra.

“Banyak orang yang merasa aneh melihat bra ini, tanpa kawat tanpa busa. Tapi ini saya buat bukan tanpa sebab. Fungsinya bukan cuma menyangga payudara, tapi menjaga dan memperbaiki bentuk payudara,” kata Fenny saat ditemui VIVAlife di butik Elling Bra, BSD City, Serpong.

Ia bukan hanya asal membuat bra, tapi juga mempelajari secara mendalam struktur dan masalah pada payudara. Seperti payudara yang melebar, turun, mengendur dan masih banyak lagi.

“Banyak wanita yang selama bertahun-tahun memakai ukuran bra yang sama. Padahal kan dalam kurun waktu tertentu berat badan bisa berubah dan ini sangat mempengaruhi ukuran payudara,” ujar ibu dua anak itu.

Awal-awal ia memperkenalkan bra buatannya bukan perkara mudah. Itu karena bra tersebut tak seperti bra fashion pada umumnya, tapi bra perawatan.

Di bagian dalamnya tak ada kawat tapi terdapat kain untuk menjaga payudara tetap pada tempatnya. Bra juga dibuat personal dan disesuaikan dengan kondisi payudara dan tubuh pemakainya.

“Bra yang kita gunakan itu sangat mempengaruhi bentuk payudara di masa yang akan datang. Memang seiiring bertambahnya usia, payudara akan mengendur tapi dengan perawatan dan bra yang tepat keindahan dan kesehatannya bisa terjaga,” ungkap Fenny.

Elling Bra sendiri tersedia dengan 100 ukuran dan kini memiliki banyak pelanggan setia. Tak hanya terdapat koleksi bra, tapi juga bustier, torso yang juga disesuaikan dengan ukuran pemakainya. Bisa dikatakan Elling Bra merupakan lini pakaian dalam asli Indonesia yang dibuat secara personal.

190370_elling-bra_663_382

Mengukur payudara

Anda tentu memiliki ukuran bra tertentu yang dijadikan patokan saat membeli bra. Tinggal mencari dengan ukuran yang biasa dipakai, dan lalu membelinya.

Tapi di Elling Bra cara ‘sederhana’ tersebut tak dipakai. Untuk mendapat bra yang tepat payudara akan diukur terlebih dahulu. Mulai dari lingkar badan, jarak antara puting kiri dan puting kanan, juga jarak puting dengan tulang dada.

“Pengukuran ini jadi prosedur standar yang jadi patokan saya untuk mendapat ukuran bra yang tepat. Kenyamanan kan jadi hal utama dalam menggunakan bra,” ujar Fenny.

Tak hanya menyediakan bra sesuai ukuran, ia juga selalu mengajarkan pada tiap pelanggannya untuk menggunakan bra yang benar. Apalagi khusus Elling Bra ini ada langkah pemakaian tertentu agar hasilnya maksimal.

“Banyak wanita yang tak tahu secara detail payudaranya, padahal ini penting untuk mendapatkan bra yang tepat. Payudara itu butuh mangkuk tepat,” ujar Fenny.

Ia pun tak bosan-bosannya untuk mengingatkan pada para wanita untuk benar-benar mencari bra dengan cup yang baik. Artinya, seluruh jaringan payudara bisa masuk ke dalam cup tersebut.

“Pada bagian payudara samping seringkali terlewatkan, ini yang membuat payudara jadi melebar. Itu karena mangkuk atau cup pada bra tak bisa menampung seluruh jaringan payudara,” ungkap wanita asal Malang itu.

Baginya, wajib bagi para wanita itu benar-benar mengenali dan merawat payudaranya. Bukan hanya karena soal penampilan luar saja, tapi juga kesehatan dan kepercayaan diri.

Buruh mencicil bra

Pekerjaan yang digeluti Fenny sekarang, muncul dari kebutuhannya sendiri. Dan bukan sekedar membuat bra yang nyaman tapi ia juga ingin membuat penggunanya merasa lebih percaya diri.

Seperti cerita salah satu pelanggannya yang seorang buruh. Tiap kali mendapat upah, buruh tersebut menyisihkan sedikit demi sedikit demi membeli bra. Alasannya, demi membuat payudaranya kembali kencang dan disayang suami.

“Sampai terharu dia mencicil kadang dua ribu atau tiga ribu. Saya tanya alasannya, ternyata dia dikomplain suami karena payudaranya turun dan mengendur. Dia bilang saya butuh bra yang benar bu, mau menyenangkan suami,” cerita Fenny.

Hal tersebut membuat wanita kelahiran 14 Februari ini makin percaya kalau kesehatan dan keindahan payudara benar-benar harus dijaga. Mulai olahraga, masker payudara dan yang terpenting menggunakan bra yang bisa menjaga bentuknya.

“Saat naik atau turun berat badan sekitar empat kilogram pasti ukuran tubuh berubah. Volume payudara itu dipengaruhi kenaikan dan penurunan berat badan, banyak wanita yang tidak tahu,” kata Fenny.

Pemakaian Elling bra selama kurun waktu tertentu, menurut Fenny bisa memperbaiki bentuk payudara. Untuk perbandingannya bisa dilihat dari ukuran awal dan ukuran baru, biasanya sekitar satu hingga tiga bulan.

Pasien tumor dan kanker payudara

190339_elling-bra-dengan-busa-untuk-pasien-kanker-payudara_663_382Tak hanya membuat bra untuk wanita yang memiliki payudara normal, Fenny juga membuat bra bagi para wanita yang mengalami masalah seperti tumor atau kanker. Terutama yang sudah mengalami pengangkatan payudara atau masektomi.

“Payudara memang sudah diangkat, meskipun begitu para pasien tetap harus merasa nyaman, menjaga semangat dan percaya diri. Mereka kan juga harus menjalani pengobatan lanjutan. Elling bra ini bisa dimasukkan busa tambahan atau silikon,” ujar Fenny.

Untuk pilihan busa dan mengisi payudara yang diangkat  Fenny juga menyediakan ukuran, mulai dari A hingga E. Ada juga silikon pada yang bisa dipakai dalam bra sehingga payudara kanan dan kiri tampak normal.

“Menyediakan ini awalnya karena banyak permintaan terutama dari para pasien yang semangat. Pernah dulu ada yang minta dibuatkan, payudaranya diangkat dan ibu ini ingin tampil cantik di pernikahan anaknya. Saya buatkan, senang juga melihatnya,” kata Fenny.

Ia sadar betul payudara merupakan identitas wanita. Kondisi payudara tak bisa dipungkiri bagian dari keindahan, kecantikan dan kepercayaan diri wanita. Karena itu, ia tak pernah berhenti untuk terus belajar soal payudara dan berharap semua wanita selalu menjaga kesehatan dan keindahan payudaranya.

“Elling dalam bahasa Jawa artinya ingat, semoga banyak yang mengingat dan saya selalu ingat tujuan awal saya membuat bra ini,” ujar Fenny.

SUMBER

http://life.viva.co.id/news/read/386773-fenny-membuat-bra-demi-payudara-sehat-dan-indah

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • LinkedIn
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
0 Comments
0 Pings & Trackbacks

Leave a Reply